Operating System On Smartphone

Asslamuallaikum wr.wb

Kali ini,saya akan menulis mengenai dunia Hp,atau yang lebih tepatnya saat ini banyak berdar Smart Phone atau Hp Pintar.Nah,sebenarnya apa sih yang membedakan Hp itu bisa disebut sebagai smartphone atau Hp biasa-biasa saja yang fungsinya hanya standart-standart saja.Salah satu faktor yang mendominasinya adalah Operating sistem apa yang digunakan atau disematkan di dalam perangkat telekomunikasi tersebut (handphone) sehingga Hp kita akan memiliki fasilitas lebih dibandingkan Hp yang belum memiliki OS itu sendiri.

Mungkin yang kita tahu Operating sistem itu hanya diperuntukkan oleh komputer atau laptop saja,tapi seiring berkembangnya zaman OS menjadi senjata andalan untuk meningkatkan teknologi dari Hpitu sendiri.Sebenarnya,OS yang digunakan untuk Hp sendiri itu telah lama digunakan,namun hanya belakangan ini banyak OS yang bermunculan.Dahulu yang saya tahu untuk OS itu hanya symbian saja,tapi sekarang semakin marak OS yang beredar.Langsung saja inilah beberapa OS yang saat ini digunakan untuk smartphone :

1. Symbian OS


sistem operasi tak bebas yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. yang dirancang untuk digunakan peralatan bergerak (mobile).

Sebelum Nokia mengumumkan pembelian seluruh sisa saham Symbian Ltd. yang tidak dimilikinya pada 24 Juni 2008,[1] Symbian dimiliki Nokia (47,9%), Ericsson (15,6%), Panasonic (10,5%),Samsung (4,5%), Siemens/BenQ (8,4%), Sony Ericsson (13,1%). Versi Symbian yang terbaru adalah Symbian OS v9.5s. Sedangkan ponsel yang paling banyak beredar saat ini menggunakan Symbian OS v6.1s, v7.0s, RV 47 75, v8.OS, dan v9.1s. Nokia Nseries rata-rata menggunakan Symbian OS v9.1s, kecuali Nokia N95 yang menggunakan Symbian OS v9.2s.

t ini Symbian OS banyak telah banyak digunakan oleh berbagai vendor produk peralatan komunikasi mobile pada berbagai jenis produk mereka yang bervariasi. Variasi dari sisi hardware ini dimana Symbian OS diimplementasi dapat dimungkinkan karena sistem operasi ini memiliki antarmuka pemprograman aplikasi (Application Programming Interface; API). API mendukung terhadap komunikasi dan tingkah laku yang umum pada hardware yang dapat digunakan oleh objek aplikasi lain. Hal ini dimungkinkan karena API merupakan objek antarmuka yang didefenisikan pada levelaplikasi, yang berisikan prosedur dan fungsi (dan juga variabel serta struktur data) yang mengelola/memanggil kernel dimana sebagai penghubung antara software dan hardware. Dengan adanya standar API ini membantu pihak pengembang untuk melakukan penyesuaian atas aplikasi yang dibuatnya agar dapat diinstal pada produk telepon bergerak yang bermacam-macam.

Mirip seperti sistem operasi desktop, Symbian OS mampu melakukan operasi secara multithreadingmultitasking dan pengamanan terhadap memori. Dan semua pemrograman pada Symbian dilakukan secara event-based, artinya hardware CPU menjadi tidak aktif ketika tidak ada inputan berupa aktivitas tertentu. Namun perlu dipahami sistem operasi ini memang ditujukan untuk diinstal pada peralatan mobile dengan keterbatasan sumber daya. Multithread dan multitasking memberikan kemampuan Symbian OS untuk menjalankan lebih dari satu aplikasi sekaligus. Namun khusus ini, adanya preemptive multitasking kernel akan memberi tiap-tiap program suatu pembagian waktu pemprosesan yang dilakukan bergantian dengan cepat sehingga nampak bagi pemakai seolah-olah proses ini dieksekusi secara bersamaan. Untuk itu telah didefinisikan penjadwalan berdasar prioritas tertentu untuk menentukan proses mana yang berjalan terlebih dahulu dan proses apa berikutnya serta berapa banyak waktu akan jadi diberi.

Symbian OS sendiri bukanlah software yang sifatnya open source secara penuh karena meskipun terdapat ketersedian API dan dokumentasinya, yang banyak membantu pihak pengembang aplikasi untuk membuat software yang berjalan di atas sistem operasi ini, dipublikasi untuk umum namun tidak untuk kode source sendiri.

· Dirancang sebagai gabungan kemampuan computer dengan ponsel

· Bersifat open application environment yang memungkinkan ponsel menjadi
sebuah platform bagi pengembangan berbagai aplikasi dan layanan (bahasa
dan konten)

· Open standard dan interoperability, modul-modulnya mudah
diimplementasikan secara fleksibel karena mendukung berbagai aplikasi
teknologi dan pemrograman interfaces (APIs)

· Multitasking, yang menekankan pada object oriented dan component based.

· Flexible user interface design sehingga mudah dikembangkan dengan
inovasi yang diinginkan

· Robustness, memiliki kemampuan mengakses data dengan cepat dan menjamin
keutuhan data, mampu mengurangi keterbatasan memori, penyimpanan dan
tenaga dari perangkat komunikasi yang saat ini ada.

2. IOS

OS adalah sebuah sistem operasis berbasis perangkat mobile buatan applie yang bekerja pada perangkat iPhone, iPod touch, dan iPad. i-nya sendiri mungkin dimaksudkan sebagai perangkat yang selalu terhubung dengan internet sebagaii cloud utamanya, tetapi juga mewakili desain perangkat yang futuristik dan prestise seperti yang selama ini melekat kepada produk-produk buatan Apple Inc.

Teknologi iOS sendiri merupakan pengembangan dari teknologi yang sudah ada pada Mac OS, dan sedikit banyak mirip dengan Mac OS X, hanya iOS lebih sederhana dan ringan di banding dengan Mac OS X. Selain itu memang iOS di buat dengan tujuan perangkat gadget mulai dari iPod touch, iPhone dan iPad tablet.

Jika anda berangkat dari pengembang aplikasi untuk Mac OS X, maka dipastikan Anda akan mudah belajar iOS ini, karena core dari iOS ini adalah Mac OS X yang di sederhanakan. Sesuatu yang di hilangkan pada iOS ini mungkin adalah penggunaan connectivity ke device macam keyboard dan mouse, karena iOS ini hanya mendukung device touch only, atau sentuhan tangan saja. Kalaupun ada keyboard itupun virtual di dalam tampilan device yang menggunakan iOS ini.

Sudah jelas, bahwa iOS merupakan teknologi sistem operasi berbasis gadget yang tentunya memiliki kehandalan sama dengan Mac OS X, dari sisi performa maupun segi grafisnya.

Arsitektur iOS

Kernel yang ada di iOS adalah variant yang sama di temukan pada sistem operasi Mac OS X. Layer teratas dari arsitektur ini adalah aplikasi yang menghubungkan user dengan perangkat.

iOS Technology Layers

Layering ini memberikan Anda pilihan ketika Anda ingin mengerjakan pekerjaan coding Anda. Misalnya, layer Core OS dan Core Services yang berisi interface dasar untuk iOS, termasuk yang di gunakan untuk mengakses file, tipe data tingkat rendah, layanan bonjour, soket network, dan sebagainya. Interface-interface ini sebagian besar adalah C-based, dan memasukkan teknologi-teknologi seperti Core Foundation, CF Network, SQLite, dan akses ke thread POSIX dan soket Unix dengan yang lain.

Jika Anda bergerak ke lapisan atasnya, Anda akan menemukan teknologi yang lebih canggih, yang digunakan berdasar pada interface gabungan C dan Objective-C. Sebagai contoh, layer media berisi teknologi dasar yang mendukung grafis 2D dan 3D, audio dan video. Lapisan ini mencakup teknologi berbasis C-OpenGL ES, Quartz, dan Core Audio. Hal ini juga berisi Core Animation, yang merupakan mesin Objective-C berbasis animasi canggih .

Pada lapisan Touch Cocoa, sebagian besar penggunaan teknologi Objective-C. Kerangka kerja di lapisan ini menyediakan infrastruktur dasar yang digunakan oleh aplikasi Anda. Sebagai contoh, kerangka Foundation memberikan dukungan berorientasi objek untuk koleksi, manajemen file, operasi jaringan, dan banyak lagi. Kerangka UIKit menyediakan infrastruktur visual untuk aplikasi Anda, termasuk kelas untuk windows, view, kontrol, dan pengendali yang mengelola objek tersebut. Kerangka kerja lain pada tingkat ini memberikan Anda akses untuk menghubungi pengguna dan informasi foto dan ke accelerometers dan fitur perangkat keras lainnya dari perangkat.

Titik awal untuk setiap proyek baru adalah layer Cocoa Touch, dan kerangka UIKit pada khususnya. Ketika memutuskan teknologi tambahan apa yang akan digunakan, Anda harus mulai dengan kerangka dalam lapisan tingkat yang lebih tinggi. Kerangka kerja tingkat yang lebih tinggi memudahkan untuk mendukung perilaku sistem standar dengan paling sedikit usaha di pihak Anda. Anda harus kembali ke kerangka kerja yang lebih rendah  hanya jika Anda ingin menerapkan perilaku adat yang tidak disediakan pada tingkat yang lebih tinggi.

Koding dengan iOS

Artinya adalah membuat aplikasi dengan iOS. Membuat aplikasi dengan iOS sama dengan Anda membuat aplikasi lain yang berbasis Microsoft Windows. Yang di perlukan adalah Developer Tool atau peralatan pengembangan aplikasi, SDK (Software Development Kit) yakni library yang di butuhkan untuk melengkapi program Anda. Kemudian Anda membutuhkan beberapa referensi untuk kegiatan koding Anda, salah satunya adalah UIKit, yang akan membantu Anda bagaimana membuat user interface yang bagus di iOS platform.

Setidaknya, bagi Anda yang newbie di bidang programming, boleh mencoba belajar koding pada iOS ini, karena saya jamin kedepannya, banyak aplikasi untuk perangkat ini sangat di butuhkan oleh user.

Nah, trus developer tool-nya pakai apa? Tidak usah kuatir sudah ada XCode yang di bundel dengan iOS SDK versi 4.2 yang bisa Anda download di situs developer.apple.com dan tentunya Anda harus memiliki komputer atau notebook dengan sistem operasi Mac OS X.

3.Windows Phone OS

Windows Phone 7 adalah sistem operasi mobile yang dikembangkan oleh Microsoft , dan merupakan penerus nya Windows Mobile platform. [1]Tidak seperti pendahulunya, hal ini terutama ditujukan untuk pasar konsumen daripada pasar enterprise. [2] ini diluncurkan pada Eropa, Singapura, Australia dan Selandia Baru pada tanggal 21 Oktober 2010, dan di Amerika Serikat dan Kanada pada tanggal 8 November 2010, Meksiko pada 24 November 2010,, dengan Asia untuk mengikuti pada tahun 2011. [3] Dengan Windows Phone 7, Microsoft menawarkan antarmuka pengguna baru dengan bahasa desain bernama Metro , mengintegrasikan sistem operasi dengan pihak ke-3 dan layanan Microsoft, dan mengontrol perangkat keras yang berjalan di. [4]

File:Windows Phone 7 Start screen.png

Sistem operasi Pengembangan

Bekerja pada seorang mayor Mobile Windows update mungkin telah dimulai pada awal 2004 dengan kode “Foton”, tetapi bekerja bergerak perlahan-lahan dan proyek ini akhirnya dibatalkan. [5] Pada tahun 2008, Microsoft mereorganisasi kelompok Windows Mobile dan mulai bekerja pada sebuah baru sistem operasi mobile. [6] Produk ini akan dirilis pada 2009 sebagai Windows Telepon, tapi beberapa keterlambatan diminta Microsoft untuk mengembangkan Windows Mobile 6.5 sebagai rilis sementara. [7]

Windows Telepon 7 dikembangkan dengan cepat. Salah satu hasilnya adalah bahwa Windows Mobile aplikasi tidak berjalan di atasnya. Larry Lieberman, manajer senior produk Microsoft Developer Pengalaman Mobile, mengatakan kepada eWEEK : “kami punya lebih banyak waktu dan sumber daya, kita mungkin telah mampu melakukan sesuatu dalam hal kompatibilitas ke belakang. Jika” [8] Lieberman mengatakan bahwa Microsoft berusaha untuk melihat pasar ponsel dengan cara baru, dengan pengguna akhir dalam pikiran serta jaringan perusahaan. [8]Terry Myerson, VP perusahaan rekayasa Phone Windows, mengatakan, “Dengan pindah ke layar sentuh kapasitif, jauh dari stylus, dan bergerak ke beberapa pilihan perangkat keras yang kami buat selama 7 Phone pengalaman Windows, kami harus merusak kompatibilitas aplikasi dengan Windows Mobile 6.5 “. [9]

4. Android OS

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk GoogleHTCIntelMotorolaQualcommT-Mobile, dan Nvidia.

Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.

Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).

Kerjasama dengan Android Inc.

Pada Juli 2000, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler. versi android terbaru yaitu versi 3.0. Android juga sudah bergabung dengan beberapa smart mobile seperti NokiaSony Ericsson, dan lainnya.

2007-2008: Produk awal

Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkanNexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).

Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer IncGarmin LtdSoftbankSony EricssonToshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat bergerak (mobile) yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.

Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.

Android
Android robot.svg
Android screenshot.png

Android versi 1.1

Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan denganGmail, dan pemberitahuan email.

Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasalangsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Android versi 1.6 (Donut)

Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.

Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps – aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.

Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.

Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuanWiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.

Android versi 2.3 (Gingerbread)

Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

Android versi 3.0 (Honeycomb)

Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.

5. BlackBerry OS

BlackBerry adalah perangkat selular yang memiliki kemampuan layanan push e-mailteleponsms, Menjelajah Internet, dan berbagai kemampuan nirkabel lainnya. Penggunaan gadget canggih ini begitu fenomenal belakangan ini, sampai menjadi suatu kebutuhan untuk fashion. BlackBerry pertama kali diperkenalkan pada tahun 1997 oleh perusahaan KanadaResearch In Motion (RIM). Kemampuannya menyampaikan informasi melalui jaringan data nirkabel dari layanan perusahaan telepon genggam hingga mengejutkan dunia.

BlackBerry pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada pertengahan Desember 2004 oleh operator Indosatdan perusahaan Starhub. Perusahaan Starhub merupakan pengejewantahan dari RIM yang merupakan rekan utama BlackBerry. Pasar BlackBerry kemudian diramaikan oleh dua operator besar lainnya di tanah air yakniExcelcom dan Telkomsel.[2]

Akibat tuntutan pemerintah Indonesia, Blackberry akhirnya membuka kantor perwakilan di Indonesia pada November 2010.[3]

6.Bada OS

Bada (diucapkan / bɑ dɑ ː ː / dan bergaya sebagai Bada) adalah sebuah sistem operasi mobile yang dikembangkan oleh Samsung Electronics untuk digunakan pada ponsel dan low-end smartphone .

Hal ini dirancang untuk mencakup rentang dari rendah-end fitur ponsel untuk high-end smartphone . Samsung mengklaim bahwa Bada cepat akan menggantikan fitur proprietary platform ponsel, efektif mengubah fitur ponsel ke smartphone . [1] Nama ‘Bada’ berasal dari 바다, di Korea kata untuk ‘laut’ atau ‘laut’.

Sejarah

Samsung mengumumkan platform Bada pada tanggal 10 November 2009. [2] [3]

Setelah pengumuman itu, S8500 Wave pertama kali ditampilkan di Mobile World Congress 2010 di Barcelona pada bulan Februari 2010. Pada waktu itu, aplikasi yang berjalan pada telepon Bada pertama menunjukkan, termasuk Gameloft ‘s Aspal 5 . [4]

Setelah peluncuran, perusahaan seperti Twitter , EA , Capcom , Gameloft dan Blockbuster menunjukkan dukungan mereka untuk platform Bada. [5]

Pada bulan Mei 2010 Samsung merilis beta dari mereka kit pengembangan software (SDK) untuk Bada untuk menarik pengembang. Selain itu, Samsung memulai Bada Developer Challenge dengan total hadiah $ 2.700.000 (USD). Pada bulan Agustus 2010 Samsung merilis versi 1.0 SDK.

Telepon Bada berbasis pertama adalah Wave Samsung S8500 , dirilis pada tanggal 1 Juni 2010, [6] [7] yang terjual satu juta handset dalam 4 minggu pertama di pasar. [8]

Versi

Samsung S8500 Wave diluncurkan dengan versi 1.0 dari sistem operasi Bada. Segera setelah peluncuran, Samsung merilis versi 1.0.2, yang meliputi perbaikan minor untuk pengguna Eropa. Ini akan tersedia untuk seluruh dunia dalam waktu dekat. [9] Versi terbaru 1.2 dirilis dengan Wave ponsel Samsung S8530 II. [10] The alpha-Bada versi 2.0 diperkenalkan pada 15 Februari 2011.

Samsung Apps

Dengan rilis Wave Samsung, Samsung membuka toko aplikasi internasional, Samsung Apps , untuk platform Bada. [11]

Pada bulan Juli 2010, Samsung Apps memiliki 300 aplikasi yang ditawarkan, 70% dari mereka yang bebas. Samsung diharapkan memiliki 7000 aplikasi dalam toko aplikasi perusahaan pada akhir tahun 2010. [12] Itu tidak mencapai tujuan ini dan memiliki sekitar 3000 aplikasi pada akhir kuartal pertama dari, 2011.

sunber : wikipedia

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: