Software Development

Saat ini,perkembangan teknologi khususnya di bidang komunikasi telah berkembang pesat.Hal ini juga di barengi dengan perkembangan software yang kian hari kian meningkat.Sebelum kita membahas mengenai software development,kita harus mengerti apa yang dimaksud dengan software itu sendiri.

Software
“Perangkat lunak adalah istilah umum untuk data yang diformat dan disimpan secara digital, termasuk program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa dibaca dan ditulis oleh komputer. Dengan kata lain, bagian sistem komputer yang tidak berwujud. Istilah ini menonjolkan perbedaan dengan perangkat keras komputer.”

atau
“kumpulan instruksi yang berfungsi untuk menjalankan suatu perintah, seperti memberikan informasi tentang hardware, menentukan fungsi hardware, dan menjalankan sistem.”

Software sendiri telah mengalami beberapa tahap pengembangan,berikut ini merupakan sejarah perkembangan software :

1. 1956 :
Fortran diciptakan pertama kalinya dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi oleh Jhon bachus dan tim IBM

2. 1960 :
LISP meluncurkan model bahasa komputer untuk menulis program tiruan.

3. 1965 :
Orientasi bahasa benda dengan perakitan tambahan dengan simulasi, ditulis oleh Kristen Nygaard dan Ole John Dahl.

4. 1969 :
Bill Gates dan Paul Allen menyebutnya dengan “Lake Side Programming Group” menyetujui komputer dengan badan hukum pusat untuk mematenkan Pdp-Iq software.

5. 1975:
Paul Allen didalam suratnya,Bill Gates menggunakan nama ”Micro-Soft” menyerahkan kepada rekan kerjanya.untuk cepat- cepat menuliskan tentang referensinya.

6. 1976 :
Untuk pertama kalinya Microsoft dikembangkan, mereka menyebutnya dengan”The Legend Of Micro-Kid”.

7. 1977 :
Pemerintahan U.S mengadopsi data standar IBM untuk membuka kode kunci pesan dan untuk melindungi rahasia agensi mereka.

8. 1978 :
Microsoft mengumumkan produk ketiganya Microsotf Cobol-80, dijual seharga 1 juta dolar U.S.

9. 1979 :
Micosoft mengumumkan Microsoft Basic untuk 8086 16 bit microprocessors.

10. 1981:
IBM memperkenalkan personal computer dengan penggunaan Microsoft 19 bit operting system MS DOS 1.0 plus Microsoft Basic Cobol Pascal dan produk Microsoft lainnya.

11. 1983 :
Microsoft memperkenalkan word processing program,Microsoft Word for MS DOS 1.0.

12. 1989 :
Maxis memproduksi video game dengan kelas baru untuk pendidikan dan hiburan.

13. 1995 :
Windows 95 ships.

14. 1997 :
Deep blue defeats world chess champion.

15. 1998 :
Windows

Jenis-jenis Lisensi Software Komputer
Menurut Microsoft dalam “The Hallowen Document”, terdapat beberapa jenis lisensi yang dapat digunakan untuk program komputer. Beberapa jenis lisensi tersebut antara lain adalah:

a. Lisensi Commercial
adalah jenis lisensi yang biasa ditemui pada perangkat lunak seperti Microsoft dengan Windows dan Officenya, Lotus, Oracle dan lain sebagainya. Software yang diciptakan dengan lisensi ini memang dibuat untuk kepentingan komersial sehingga user yang ingin menggunakannya harus membeli atau mendapatkan izin penggunaan dari pemegang hak cipta.

b. Lisensi Trial Software
adalah jenis lisensi yang biasa ditemui pada software untuk keperluan demo dari sebuah software sebelum diluncurkan ke masyarakat atau biasanya sudah diluncurkan tetapi memiliki batas masa aktif. Lisensi ini mengizinkan pengguna untuk menggunakan, menyalin atau menggandakan software tersebut secara bebas. Namun karena bersifat demo, seringkali software dengan lisensi ini tidak memiliki fungsi dan fasilitas selengkap versi komersialnya. Dan biasanya dibatasi oleh masa aktif tertentu.

c. Lisensi Non Commercial Use
biasanya diperuntukkan untuk kalangan pendidikan atau yayasan tertentu dibidang sosial. Sifatnya yang tidak komersial, biasanya gratis tetapi dengan batasan penggunaan tertentu.

d. Lisensi Shareware
mengizinkan pemakainya untuk menggunakan, menyalin atau menggandakan tanpa harus meminta izin pemegang hak cipta. Berbeda dengan Trial Software, lisensi ini tidak dibatasi oleh batas waktu masa aktif dan memiliki fitur yang lengkap. Lisensi jenis ini biasanya ditemui pada software perusahaan kecil.

e. Lisensi Freeware
biasanya ditemui pada software yang bersifat mendukung, memberikan fasilitas tambahan atau memang free/gratis. Contoh yang bersifat mendukung antara lain adalah plug in tambahan yang biasanya menempel pada software induk seperti Eye Candy yang menempel pada Adobe Photoshop.

f. Lisensi Royalty-Free Binaries
serupa dengan lisensi freeware, hanya saja produk yang ditawarkan adalah library yang berfungsi melengkapi software yang sudah ada dan bukan merupakan suatu software yang berdiri sendiri.

g. Lisensi Open Source
membebaskan usernya untuk menjalankan, menggandakan, menyebarluaskan, mempelajari, mengubah, dan meningkatkan kinerja software. Berbagai jenis lisensi open source berkembang sesuai dengan kebutuhan, misalnya GNU/GPL, The FreeBSD, The MPL. Jenis-jenis software yang memakai lisensi ini misalnya Linux, sendmail, apache dan FreeBSD.

Sebagian sumber : wikipedia & http://blog.unila.ac.id/hendy09/software/

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: