Marketing dan Keuangan Perusahaan

Setelah pada pembahasan sebelumnya kita membahas mengenai dunia usaha yaitu berupa prosedur pendirian usaha dan SDM serta proses yang terjadi didalamnya,maka kali ini kita akan membahas mengenai aspek pemasaran atau marketingnya.Pemasaran bias dibilang merupakan ujung tombak dari maju atau mundurnya suatu usaha yang dijalankan. Karena dalam pemasaran ini akan terlihat bagaimana kualitas barang atau jasa yang kita tawarkan ke konsumen,dan tentu saja tidak hanya kualitas tetapi diiringi dengan harga yang bersaing di pasaran. Untuk mendapatkan market share atau pangsa pasar dibutuhkan beberapa aspek yang mempengruhinya.Aspek-aspek tersebut diharuskan di terapkan sebaik mungkin guna mendapatkan profit yang optimal.
Hal yang mendasar dari bagaimana kita akan terjun ke dalam dunia pasar yaitu kita harus tau dan paham mengenai spesifikasi produk yang akan kita jual nantinya. Spesifikasi tersebut haruslah sesuai dengan target pasara yang telah ditentukan. Dengan adanya spesifikasi ini kita akan mengerti mengenai isi dari komponen barang atau jasa yang akan di jual ke konsumen.
Kemudian setelah kita mengetahui spesifikasi produk tersebut dengan baik,maka langkah selanjutnya adalah bagaimana dengan perencanaan produk dan pengembangan ke tahap selanjunya,karena setiap produk yang hendak di jual pastilah tidak mengalami stagnan hanya disitu-situ saja,tentunya haris dibarengi dengan perenacanaan yang matang dan pengembangan dari produk itu sendiri.Produk yang ditawarkan haruslah memiliki nilai jual tersendiri agar dilirik oleh konsumen dan pada akhirnya konsumen menjatuhkan pilihan pada produk kita.
Pasar sendiri pergerakannya dari waktu ke waktu selalu fluktuatif dan dinamis,tidak ada pasar yang hanya diam saja,ini menandakan bahwa disamping kita harus memningkatkan mutu dari produk kita harus mengetahui bagaimana pergerakan dari pasar itu sendiri.Dengan adanya analisa pasar kita mampu membaca serta mengumpulkan informasi dan memutuskan langkah yang tepat guna mendapatkan segmen pasar yang tepat.Karena dengan perencanaan itu pula kita bias mengetahui kearah mana konsumen itu membutuhkan suatu produk untuk memenuhi kebutuhannya.
Di dunia ini kita hidup tak sendiri,banyak orang lain di sekeliling kita.Dari kondisi lingkungan itu saja kita dapat melihat bahwa di dunia ini pasti ada persaingan,salah satunya persaingan di pasar.Banyak para produsen yang menawarkan produk produknya dengan berbagai macam cara pemasarannya. Disini persaingan sendiri lumrah terjadi,itu juga dapat dikatakan bahwa dengan persaingan kitapun dapat lebih berpacu dalam mengembangkan produk ataupun strategi dalam pemasaran. Persaingan yang terjadi diantara para pengusaha ini harus kita cermati secara detail agar dari persaingan tersebut kita dapat menentukan langkah yang taktis dan tepat dalam melakukan penetrasi ke dalam pasar sehingga mampu bersaing di tengan persaingan global yang saat ini semakin gencar.
Pemasaran sendiri tidak akan lepas dari promosi. Promosi yang baik pastilah akan dapat menaarik minat para konsumen untuk menggunakan produk yang kita jual. Dalam promosi disini strategi yang cermat dapat meningkatkan pemasukan dalam perusahaan dari sector penjualan,tentunya ini dibutuhkan startegi yang matang. Kegiatan promosi disini sudah dilakukan sejak pertama kalinya jual beli itu ada,hanya saja dari jaman ke jaman memiliki cara promosinya tersendiri. Saat ini media promosi dapat di lakukan dengan berbagai macam cara,salah satunya melalui media elektronik. Pada media ini promosi yang diterapkan tidak hanya sekedar selebaran berisi promosi suatu produk tetapi sudah lebih dinamis. Adanya dunia IT sendiri memiliki andil yang sangat besar dalam kegiatan promosi ini. Promoi saat ini banyak melalui iklan di TV, di jejaring social, di media sosia dll.Dalam promosi tentulah harus mengandung konten-konten yang sekiranya menarik dan beda sehingga konsumen akan merasa tertarik dengan produk yang ditawarkan dan pada akhirnya akan jatuh hati kepada produk yang ditawarkan.
Setelah kita membahas mengenai aspek pemasaran,kemudian kita akan membahasa menganai aspek dari aspek keuangan.Jika sebelumnya kita membahas mengenai spesifikasi produk,tentulah dari produk tersebut terdiri dari berbagai macam komponen yang tersusun. Setiap komponen pasti memiliki biaya tersendiri,sehingga apabila itu terdiri dari sekian banyak komponen pastilah biaya yang di keluarkan semakin besar,kita tahu jika semakin besar biaya yang dibutuhkan pastilah memaka untuk menjualnya dengan harga tinggi juga agar biaya produksi tersebut minimal tertutupi.Dari sini perlu kita lakukan perkiraan biaya yang akan dikeluarkan. Dengan estimasi dari biaya tersebut dapat kita pantau mengenai kebutuhan biaya dari komponen tersebut dan dapat dibuat penyusunan anggaran yang tepat guna. Karena dengan adanya perencanaan anggaran,kita dapat memperkirakan dan menghitung margin dari biaya yang dikeluarkan.
Setiap orang yang memiliki usaha pastilah usaha tersebut merupakan investasi baginya. Investasi yang selalu bergerak apabila di investasikan dalam perusahaan. Berbeda jika kita berinvestasi ke emas,berlian,rumah yang harganya hanya mengikuti pasaran. Tetapi jika investasi yang dikucurkan tersebut dalam hal usaha maka sangat perlu meneapkan strategi-startegi agar investasi tersebut tersu meningkat. Sebelum melakukan investasi sebaiknya perlu kita ketahui mengenai aspek perhitungannya :
• Net Present Value (NPV)
Merupakan manfaat yangdiperoleh dari suatu masa yang diukur pada suku bunga tertentu.
• Internal Rate Return (IRR)
Keuntungan yang diperoleh oleh suatu perusahaan yang melkukan investasi dan dinyatakan dalam suatu prosentase.
• Net Benefit Cost Ratio (Net B/C Rasio)
Merupakan satuan memperbandingankan antara present value positif dengan present value negative atau dinyatakan sebagai besarnya pengembalian satuan biaya yang telah dikeluarkan untuk membiayai sebuah proyek tertentu.
• Payback Period (PP)
Merupakan sebuah metode yang digunakan untuk mengukur tingkat pengembaian investasi ketika digunakan dalam pembiayaan suatu investasi.
(sumber : annehira.com)

Dalam kegiatan usaha tentulah ada perputaran uang di dalamnya,perputaran tersebut dapat diartiakan cashflow. Cash flow (aliran kas) merupakan “sejumlah uang kas yang keluar dan yang masuk sebagai akibat dari aktivitas perusahaan dengan kata lain adalah aliran kas yang terdiri dari aliran masuk dalam perusahaan dan aliran kas keluar perusahaan serta berapa saldonya setiap periode. Kemudian setelah adanya casflow tersebut pastilah diadakan pembukuan guna mengumpulkan atau menyatukan informasi-informasi mengenai keuangan perusahaan baik yang masuk dan keluar. Fungsi pembukuan sendiri merupakan sangat penting karena ini merupakan bukti adanya aliran uang dalam perusahaan,pembukuaan dilakukan setiap hari yang kemudian akan diaudit secara bulanan dan di audit dalam rapat keuangan tahunan sehingga jelas mengenai aliran dana yang digunakan serta laba dan rugi perusahaan dapat diketahui.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: